Press "Enter" to skip to content

Teka Teki Siapa Cawapres dari Jokowi dan Prabowo Terungkap

Setelah beberapa minggu ini kita dibuat penasaran dengan siapa bakal calon wakil presiden dari masing-masing kubu, bahkan sempat tersebar isu akan ada poros ketiga yang dimotori oleh partai Demokrat.Namun kenyataannya partai Demokrat merapat ke kubu Prabowo. 

Calon wakil Presiden Joko Widodo

Setelah sebelumnya Presiden Joko Widodo sempat bermain teka teki mengenai siapa calon wakil presiden yang akan mendapinginya dengan menyebutkan bahwa cawapresnya berinisial M, dan kemudian bercanda dengan menyebut bisa saja Mas Airlangga, Mba Puan dan sederet toko politik lainnya.

Kali ini sudah semakin jelas bahwa Prof Mahfud MD telah diminta untuk menjadi cawapres yang akan mendampingi Joko Widodo dalam kontestasi politik 2019.

Kabarnya mantan ketua MK tersebut pagi tadi telah diminta CV dan telah mengurus syarat Cawapres di pengadilan negeri Sleman, berkenaan dengan surat keterangan yang menyatakan bahwa beliau tidak pernah sebagai terpidana. Surat keterangan tersebut telah dikeluarkan oleh pengadilan negeri Sleman dengan no 1030/SK/HK/08/2018/PNSmn

Dihubungi detikcom Mahfud MD menyatakan bahwa ada 3 hal yang membuatnya setuju ketika diminta menjadi calon wakil presiden untuk mendampingi Joko Widodo.

“Pertama panggilan sejarah. Saya kan aktivis, ingin terus ada di medan perjuangan,” kata Mahfud kepada detikcom, Kamis (9/8/2018).

Yang kedua karena beliau telah diberi kepercayaan dengan Jokowi memilih dirinya maka beliau menyatakan kesediaannya.

Faktor yang ketiga adalah karena elektabilitas Jokowi yang tinggi sehingga kesempatan untuk menang lagi sebagai Presiden sangat besar.

Namun pengumuman secara resmi baru akan dilakukan malam nanti.

Calon wakil Presiden Prabowo

Setelah sempat tarik ulur mengenai siapa yang layak menjadi cawapres Prabowo oleh Gerindra, PKS, PAN, dan Demokrat. Tiba-tiba Rabu malam (8/8/2018) beredar cuitan di twitter oleh wasekjen partai Demokrat Andi Arief.

Cuitan itu berisi kekecewaan atas dipilihnya Sandiaga uno menjadi calon wakil Presiden, namun bukan karena alasan pasalnya Andi menuding bahwa Sandiaga membayar PKS dan PAN masing-masing Rp 500 milliar agar mereka logowo dengan majunya Sandi sebagai cawapres.

Bahkan dalam cuitannya itu Andi sempat menyebutkan bahwa Prabowo adalah Jendral Kardus karena lebih memilih orang yang bisa membayar untuk dijadikan sebagai cawapresnya.

Sementara Sandiaga Uno saat dikonfirmasi hanya mengelus dada dengan mengatakan “Thank You, thank you, thank you.

Meski saat ini telah santer berita mengenai dipilihanya Sandiaga sebagai cawapres Prabowo namun berbagai pihak dari koalisi Prabowo menyatakan bahwa hal tersebut masih belum pasti dan masih terus di dibahas bersama parpol koalisi. 

Related Post